Strategi Pemasaran Produk BUMDes

Strategi pemasaran adalah cara yang akan dilakukan BUMDes untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas ke desa-desa. Banyak sekali strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh masing-masing BUMDes. Strategi pemasaran yang dimaksud tersebut antara lain:

1. Melalui Pemanfaatan Media Sosial

Di era milenial sekarang ini, setiap pelaku BUMDes pasti setuju bahwa media sosial sangat berperan sebagai sarana pemasaran yang ampuh. Dapat dipastikan, hampir setiap kalangan dalam lapisan warga desa di Indonesia sangat aktif menggunakan media sosial. Melalui media sosial, BUMDes dapat berhubungan dan menjalin interaksi secara luas dengan beragam audiens.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga relatif murah jika dibandingkan dengan media pemasaran lain dan hasilnya pun cukup menjanjikan. Strategi pemasaran via media sosial juga memungkinkan BUMDes untuk memilih segmen yang sesuai dengan produk yang akan dipasarkan. Sehingga produk yang ditawarkan pada akhirnya memiliki peluang tinggi atas penjualan. Saat ini, media sosial yang masih populer di kalangan warga desa adalah Facebook, Twitter dan Instagram.

2. Promosi atau Memberikan Produk Secara Gratis

Strategi promosi melalui penawaran produk secara gratis masih dianggap sebagai metode yang paling berhasil. Sebab, warga desa mana yang tidak menginginkan suatu produk yang diberikan secara cuma-cuma? Alasan lain dari strategi ini adalah bisa saja warga desa belum membeli produk karena mereka memang belum merasa memerlukan dan membutuhkan produk tersebut. Sehingga saat mereka mendapatkan produk tersebut melalui penawaran secara gratis, mereka akan mencoba dan memungkinkan akan terjadi pembelian setelahnya karena mereka tertarik untuk membeli setelah merasakan manfaat dari produk tersebut.

3. Menentukan Lokasi yang Strategis

Bagian yang tidak kalah penting terkait pemasaran produk adalah tempat atau lokasi  yang strategis. Lokasi yang dimaksud adalah lokasi penjualan produk BUMDes. Keberadaan produk BUMDes ketika ditempatkan pada lokasi yang strategis memungkinkan untuk lebih terlihat oleh para calon konsumen. Hal ini tentunya akan mendorong mereka untuk melakukan pembelian dan penjualan sehingga dapat meningkat daripada BUMDes menempatkan produk pada lokasi yang kurang strategis.

4. Menawarkan Insentif Untuk Rekomendasi

Suatu produk dapat dinilai berkualitas jika mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari warga desa. Hal ini bisa diperoleh jika produk BUMDes ada yang merekomendasikannya. Untuk mendapatkan testimoni atau rekomendasi dari pembeli BUMDes yang telah menggunakan produk, BUMDes dapat memberikan apresiasi atau penghargaan berupa insentif. Bentuk apresiasi tersebut tidak harus selalu berupa uang, tetapi bisa dalam bentuk produk hadiah atau diskon. Melalui penawaran insentif yang akan BUMDes berikan, secara tidak langsung BUMDes telah mendapatkan dua target pasar sekaligus, yaitu pelanggan BUMDes yang loyal, dan calon pembeli yang melihat testimoni produk.

5. BUMDes Anda Harus Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan

Pelanggan yang setia merupakan bagian penting bagi BUMDes Anda. Karena mereka secara berulang membeli produk BUMDes Anda. Hal ini merupakan pemasukan rutin yang Anda dapatkan tidak terlepas dari loyatitas pelanggan BUMDes Anda tersebut. Agar tidak kehilangan pembeli di tengah banyaknya kompetitor pasar, maka yang dapat BUMDes Anda lakukan adalah memberikan apresiasi atau penghargaan kepada para pelanggan. Penghargaan tersebut dapat berupa memenuhi masukan dan saran yang mereka berikan atau mengirimkan hadiah untuk mereka karena sudah berlangganan. (susiloaji/bumdes.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *