Ini Solusi Sistem Akuntansi Bumdes Tanpa Perlu Ribet

Bumdes.id, ketika mendengar kata akuntansi bayangan kita adalah kumpulan angka-angka dan perhitungan rumit dalam proses pencatatan transaksi. Sebuah sistem keuangan yang sulit dipahami, namun kita tidak dapat terlepas dari penggunaan sistem akuntansi dalam menjalankan sebuah usaha, seperti halnya unit usaha BUMDes. Setidaknya akuntansi akan dibutuhkan dalam pengelolaan usaha sebagai pelaporan keuangan BUMDes.

Sebuah sistem keuangan yang sulit dipahami, namun kita tidak dapat terlepas dari penggunaan sistem akuntansi dalam menjalankan sebuah usaha, seperti halnya unit usaha BUMDes. Setidaknya akuntansi akan dibutuhkan dalam pengelolaan usaha sebagai pelaporan keuangan BUMDes.

Apa sebenarnya akuntansi? Akuntansi dapat diartikan sebagai suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang terkait dengan keuangan. Keberadaan akuntansi akan memudahkan seseorang dalam mengambil keputusan serta tujuan usaha.

Menjadi penting, sebuah Badan Usaha Milik Desa, dalam menjalankan unit usahanya untuk memahami dan menggunakan sistem akuntansi dalam proses usahanya. Karena akan memudahkan dalam pembuatan laporan akuntansi, yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan BUMDes sesuai hasil analisis akuntansi. 

Apa saja keuntungan BUMDes yang menggunakan sistem akuntansi dengan baik dan benar sesuai standar ilmu akuntansi? Berikut uraian dari tim Bumdes.id

1. Sistem Akuntansi BUMDes Berguna untuk Mengetahui Jumlah Laba atau Rugi

Sebagau Badan Usaha, BUMDes dalam menjalankan unit usahanya pasti memiliki tujuan utama memperoleh laba atau keuntungan. Akan tetapi, dalam menjalankan sebuah unit usaha tidak selamanya BUMDes selalu mendapatkan laba atau keuntungan. Pada titik tertentu BUMDes juga mengalami kerugian atau penurunan pendapatan, hal ini wajah karena sebuah usaha apapun memiliki tren naik dan turun.

Oleh sebab itu, BUMDes perlu memastikan apakah dalam suatu periode tertentu unit usaha BUMDes mengalami laba atau rugi. Hal ini dapat diperoleh dengan adanya catatan transaksi keuangan unit usaha BUMDes secara menyeluruh, detail dan diperbaharui dengan menggunakan sistem akuntansi.

Dengan menjalankan sistem akuntansi, akan menghasilkan informasi berupa laporan keuangan yang akan memperlihatkan dengan jelas dan pasti tentang laba-rugi unit usaha BUMDes pada periode waktu tertentu. Sehingga diketahui, apakah mengalami keuntungan atau kerugian, apakah mengalami penurunan atau peningkatan dari setiap unit usaha BUMDes.

2. Sistem Akuntansi BUMDes Berguna untuk Memberikan Informasi bagi Operasional BUMDes

Pengelola BUMDes sebagai pihak yang akan mengambil keputusan memiliki tugas merencanakan, mengatur, mengawasi, dan mengendalikan kondisi unit usaha BUMDes. Hal ini agar unit usaha BUMDes dapat berjalan dengan terstruktur, baik dan terarah. Pengelola BUMDes dalam melaksanakan tugas tersebut, mebutuhkan informasi yang berkaitan dengan perkembangan unit usaha BUMDes.

Sistem Akuntansi BUMDes sebagai penyedia informasi berupa laporan keuangan dapat memenuhi kebutuhan Pengelola BUMDes tersebut. Karena dalam laporan keuangan terdapat berbagai informasi keuangan seperti berapa jumlah uang kas maupun non kas unit usaha BUMDes saat ini, berapa tingkat penjualan apakah telah mencapai terget, berapa jumlah persediaan bahan baku apakah masih mencukupi untuk kegiatan produksi, berapa biaya operasional unit usaha BUMDes apakah mengalami pemborosan, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang berkaitan dengan unit usaha BUMDes.

Semua pertanyaan di atas, akan didapatkan jawabannya melalui laporan keuangan yang merupakan output atau produk dari sistem akuntansi. Sehingga peran sistem akuntansi dalam BUMDes menjadi sangat penting, karena informasi tersebut akan berguna dalam proses pengambilan keputusan pengelola BUMDes.

3. Sistem Akuntansi BUMDes berguna sebagai Informasi Keuangan

Pihak Internal BUMDes yang meliputi pengelola BUMDes dan pihak terkait dari kepengurusan di desa, memiliki kepentingan untuk melihat informasi keuangan, hal ini untuk memenuhi tugasnya dalam menganalisa kondisi keuangan unit usaha BUMDes apakah dalam kondisi yang sehat atau tidak sehat. Selain itu, sistem aplikasi BUMDes juga berfungsi dalam mengambil keputusan yang tepat demi kelangsungan unit usaha BUMDes.

Sedang pihak eksternal meliputi investor, rekan bisnis, kreditur dan pemerintah. Memiliki hak melihat kondisi keuangan perusahaan apakah dalam kondisi stabil dan menguntungkan. Bagaimana perkembangan dari dana yang telah diinvestasikan, bagaimana kondisi penggunaan dana, dan pelaporan pertanggung jawaban atas penggunaan dana dari setiap penyertaan modal di unit usaha BUMDes.

4. Sistem Akuntansi Bumdes berguna dalam Alokasi Sumber Daya Ekonomi

Agar unit usaha BUMDes dapat berjalan dengan lancar, perlu adanya alokasi sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh perusahaan meliputi modal, tenaga kerja, mesin-mesin, bangunan, dan peralatan perlu di alokasi sebaik mungkin hal ini agar tidak terjadi kekurangan atau pemborosan sumber daya ekonomi.

Karena itu, diperlukan informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan untuk menentukan setiap aktifitas dari alokasi sumber daya ekonomi, hal ini agar setiap alokasi sesuai dengan keuangan yang dimiliki serta sesuai pos-pos yang membutuhkan.

5. Sistem Akuntansi Bumdes berguna untuk Mengatur, Mengawasi dan Mengendalikan

Sistem Akuntansi BUMDes sangat berguna dalam menjalankan fungsi Mengatur, mengawasi dan mengendalikan unit usaha BUMDes. Setiap unit usaha yang dijalankan, harus menjalankan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat dan disepakati sebelumnya, karenanya perlu dilakukan upaya mengatur, mengawasi dan mengendalikan, agar dalam menjalankan unit usaha tidak keluar dari perencanaan awal.

Misalnya; berapa harga jual produk agar tercapai laba yang menjadi target unit sauaha BUMDes, berapa jumlah karyawan yang diperlukan, apakah terjadi pemborosan biaya yang tidak perlu, dan sebagainya. Aktifitas tersebut perlu direncanakan, diatur, diawasi dan dikendalikan melalui informasi keuangan yang tersaji dari sistem akuntansi BUMDes. Sehingga pelaporan yang tersaji dalam lembar akuntansi digunakan untuk Mengatur, Mengawasi dan Mengendalikan, agar unit usaha BUMDes dapat berjalan dengan lancar, efektif dan efisien.

6. Sistem Akuntansi BUMDes Sebagai Tolak Ukur

Unit usaha BUMDes dikatakan maju dan tumbuh dengan baik ketika bisa menyajikan informasi keuangan yang rapi, valid, akurat serta mudah dipahami. Di mana penyajian informasi tersebut dapat diperoleh melalui sistem akuntansi BUMDes yang benar.

Sistem Akuntansi BUMDes yang benar yaitu mencatat, mengelompokkan, mengidentifikasi transaksi-transaksi keuangan unit usaha dengan rapi, baik dan benar sesuai dengan bukti-bukti transaksi yang ada. Dari sanalah tersaji laporan keuangan yang kemudian dapat digunakan untuk melihat serta mengukur tingkat pertumbuhan dan kemajuan sebuah unit usaha BUMDes.

Telah kita bahas di atas, adalah sebagian dari fungsi dan kegunaan sistem akuntansi BUMDes, karenanya penting BUMDes memiliki sistem akuntasi yang dapat dipergunakan seperti yang telah dijelaskan di atas. Akan tetapi, memang tidak semua orang dapat menyusun dan membuat sistem aplikasi yang baik dan benar dan sesuai dengan peruntukannya. Menjawab hal tersebut, dalam upaya memberikan pendidikan dan pelatihan serta kemudahan dalam membuat laporan dan sistem akuntasi bagi BUMDes, kami  membuat Sistem Aplikasi Akuntasi BUMDes (SAAB).

Dengan menggunakan Sistem Aplikasi Akuntasi BUMDes (SAAB), pengelola BUMDes tidak perlu ribet dan pusing dalam menjalankan proses akuntasi dan pelaporan keuangan unit usaha BUMDes, semua tersaji dengan mudah, berbasis online e-akuntasi dan tentu mudah dipahami serta mendapatkan bimbingan penuh dalam penggunaannya.

Sistem Aplikasi Akuntansi BUMDes (SAAB) 

SAAB merupakan sebuah sistem berbasis Online yang dapat digunakan oleh BUMDes untuk membantu dalam melakukan pengelolaan catatan transaksi keuangan yang dilakukan. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan BUMDes dapat dikelola secara lebih profesional serta mampu memenuhi syarat untuk menyusun laporan pertanggungjawaban.

Selain itu dengan adanya software ini membantu BUMDes melakukan pengembangan usahanya , hal ini dikarenakan SAAB memudahkan para pelaku usaha untuk mengetahui pertumbuhan usaha yang dijalankannya. Disamping itu, penilaian atas risiko serta kapasitas BUM Desa dapat terpantau dengan baik jika sistem pelaporan keuangan dapat di selenggarakan secara sistematis dengan menggunakan software ini. [ Aryanto / BUMDES.ID ]

One Reply to “Ini Solusi Sistem Akuntansi Bumdes Tanpa Perlu Ribet”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *