Tujuh Desa di Pasuruan Pelatihan BUMDes, Siap Kembangkan Desa Wisata

Tujuh Desa di Pasuruan Pelatihan BUMDes, Siap Kembangkan Desa Wisata

BUMDES.ID – Sebanyak 40-an peserta Pelatihan Manajemen Desa Wisata menyimak serius berbagai tema dalam Pelatihan Manajemen Desa Wisata di Hotel Inna Tretes, Pasuruan, Jawa Timur (22-24/2) lalu. Mereka adalah perwakilan dari sekitar 10 desa yang sekarang ini sedang berproses melahirkan desa wisata dengan beragam jenis obyek.

Dengan antusias para peserta yang datang dari desa-desa di Pasuruan ini menyimak berbagai topik yang dipaparkan pemateri. Seperti pada materi Manajemen Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dipapar beber pembicara dari Bumdes.id, Ari Aji HS. Materi mengenai pengelolaan BUMDes menjadi mata latih yang penting dalam pelatihan ini karena pengelolaan desa wisata mereka memang dikelola BUMDes.

“ Desa wisata adalah salah satu jenis unit usaha yang memiliki kekuatan multi dimensi dalam menciptakan kesejahteraan warga,” ujar Ari Aji dalam salahsatu sesi yang dibawakannya. Beragam keuntungan dan manfaat bisa diraup BUMDes dengan mengembangkan potensi wisatanya. Soalnya, pengembangan desa wisata bakal melibatkan banyak orang untuk menjalankannya.

Mulai dari pengurus obyek wisata yang mengurus administrasi, pengelola parkir, tiketing, tim kebersihan, tim perlengkapan, Tim Event Organizer, pemandu wisata hingga serapan kerja untuk layanan trasportasi, penginapan dan lain-lain.

Tetapi, lanjut Ari Aji yang juga Manajer Integrated Media Channel PT Syncore Indonesia, hanya memiliki modal alam yang indah dan pemandangan yang permai saja tak berarti lantas bakal sukses.” Pariwisata menjual kenyamanan orang maka kualitas pelayanan adalah hal yang wajib dan tentu saja harus tahu bagaimana cara memoles obyek wisata sehingga menjadi sangat menarik, Instagramable, sesuai tren yang sedang berkembang saat ini,” kata Ari Aji.

Sepanjang sesi ini para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan dan antusias berdiskusi hingga mendapatkan solusi bagi desa wisata yang sedang mereka kembangkan. Topik yang juga menyita perhatian peserta adalah mengenai bagaimana pola BUMDes dalam mengelola potensi wisata dan bagaimana pula pola hubungan antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), BUMDes dan pemerintahan desa.

“ Soalnya, sebagian besar desa asal para peserta ini belum lama mendirikan BUMDes, sehingga kami masih mempelajari berbagai hal yang berkait dengan regulasi BUMDes. Pelatihan ini sangat membantu kami memahami banyak hal mengenai BUMDes, Desa Wisata dan pola hubungan dengan pemerintahan dan Pokdarwis,” ujar beberapa peserta.  

Pelatihan Desa Wisata menjadi kebutuhan yang sangat tinggi sekarang ini. Soalnya, banyak sekali desa yang tertarik mengembangkan wisata yang dimiliki desanya. Tentu saja bukan tanpa alasan kenapa desa wisata dan pengembangan wisata di desa menjadi primadona. Faktanya, ratusan desa dengan beragam pesona wisata sukses meraih peningkatan kesejahteraan karena menggarap potensi wisata.(aryadji/bumdes.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *