Pentingnya BUMDes memiliki Manajemen Keuangan yang baik

Tujuh Desa di Pasuruan Pelatihan BUMDes, Siap Kembangkan Desa Wisata

BUMDES.ID – Sepenting apakah Manajemen Keuangan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), inilah salahsatu tema Pelatihan Manajemen Desa Wisata yang digelar Komunitas Averroes dan CSR PT Sampoerna Indonesia di Hotel Inna Tretes, Pasuruan, Jawa Timur. Bumdes.id hadir sebagai pembicara pada acara yang diikuti 30-an peserta dari hampir sepuluh desa di Kabupaten Pasuruan.  

Dipaparkan Surya Niti Hapsara, SE, Pelatihan Manajemen Keuangan BUMDes menjadi salahsatu tema yang disambut antusias oleh para peserta. Soalnya, selama ini salahsatu kelemahan dari lembaga-lembaga di kawasan pedesaan adalah manajemen keuangan. Apalagi bagi lembaga usaha seperti BUMDes yang bakal mengembangkan pelbagai jenis unit usaha.

“ Banyak orang yang tidak menyadari, kenapa usaha jalan di tempat, merugi dan bahkan bangkrut sebenarnya bukan karena tidak ada pasar atau karena produk yang kurang kualitas, melainkan karena buta Manajemen Keuangan,” kata Surya yang juga Manajer Konsultan PT Syncore Indonesia ini. Maka Pelatihan Manajemen Keuangan bagi Desa menjadi sangat penting untuk mengatasi persoalan seperti ini.

Pelatihan Manajemen Keuangan mutlak diperlukan bagi BUMDes. Soalnya BUMDes digerakan modal dari Dana Desa yang harus memiliki model pertanggungjawaban yang jelas dan diatur dalam aturan dan UU. “ Pengetahuan mengenai Manajemen Keuangan akan membuat Desa dan BUMDes menjadi lebih percaya diri dan memiliki keyakinan untuk mengelola dana desa karena mereka menjadi tahu kewajiban-kewajiban yang harus dijalankan dan paham apa ,” ujar Surya.

Pada paparannya, Surya menjelaskan pada para peserta mengenai apa yang disebut Dana Desa, mekanisme penggunaan dan pertanggungjawabannya. Manajemen Keuangan sebahiknya juga diterapkan BUMDes sejak awal sehingga tidak perlu ada masalah dengan laporan pertanggungjawaban karena seluruh pergerakan keuangan dengan mudah bakal bisa disusun. “ Jadi, laporan keuangan tak perlu menjadi momok bagi BUMDes. Soalnya, ini menyangkut ketentuan hukum yang harus dipenuhi,” ujar Surya.

Pelatihan Manajemen Desa Wisata adalah acara yang digelar sebagai salahsatu proses bagi hampir sepuluh desa di Pasuruan yang sedang membangun diri menjadi Desa Wisata. Desa Wisata sendiri mensyaratkan terjadinya proses partisipatif dari seluruh warga desa mendukung pengembangan potenis wisata yang banyak bertebaran di desa-desa.

Di Jawa Timur, Desa Pujon adalah salahsatu desa yang telah berhasil menjadikan dirinya sebagai Desa Wisata dengan menjual berbagai keindahan suasana desa. Pujon adalah salahsatu desa yang menjadi primadona wisata di Jawa Timur dengan Kafe Sawahnya. Menyuguhkan suasana sawah dengan latar belakang pegunungan yang indah membuat Pujon kini dikenal sebagai Desa Wisata dengan membangun wisata kuliner yang handal.

Pada Pelatihan Desa Wisata ini Pujon menjadi salasatu materi yang didapatan para peserta. Pujon juga dijadikan salahsatu model yang akan dilakukan oleh desa-desa pesereta dalam membangun desa wisata.(adji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *