Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apa Dasar hukum yang mendasari adanya Badan Usaha Milik Desa?1. Apa Dasar hukum yang mendasari adanya Badan Usaha Milik Desa?

Jawab: http://bumdes.id/register/download-id/2242/

2. Dari mana saja Modal untuk usaha BUM Desa didapat?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/27/modal-bum-desa-pp-no-43-tahun-2014/

3. Bagaimana tahap-tahap dalam proses pendirian Bumdes?

Jawab: http://bumdes.id/tahapan-pendirian-bumdes/

4. Mekanisme legal/formal apa saja yang perlu dilakukan untuk melakukan pembentukan bumdes? Seperti apa pendirian Bumdes?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/04/16/02-mekanisme-pembentukan-bumdes-dan-penyusunan-legal-formal/

5. Apa itu hasil usaha Bumdes dan apa yang harus dilakukan dengan sisa hasil usahanya?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/27/3641/

6. Seperti apa struktur organisasi Bumdes? Siapa yang bisa berperan dalam struktur organisasi Bumdes?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/27/organisasi-pengelolaan-bum-desa/

7. Apa saja kewenangan kepala desa? Apa saja yang menjadi kewenangan kepala desa dan apa yang tidak?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/25/kewenangan-kepala-desa/

8. Bisakah 2 atau lebih Bumdes bekerjasama? Apa itu BUMADesa dan Bumdes Bersama? Apakah keduanya berbeda?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/19/bumadesa-dan-bumdes-bersama-apa-berbedanya/

9. Bagaimana ketentuan kerjasama antar-Bumdes?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/20/ketentuan-kerjasama-bum-desa-antar-desa/

10. Apa perbedaan Bumdes dan Koperasi? Kenapa Bumdesa berbeda dari koperasi?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/20/bumdes-dan-koperasi/

11. Penting kah pendirian Bumdes dilakukan untuk kemajuan Desa?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/19/pentingkah-untuk-mendirikan-bumdes/

12. Bagaimana cara mendaftarkan Bumdes di website Kemendesa?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/14/cara-mendaftarkan-bumdes-di-kemendesa/

13. Jenis usaha apa saja yang cocok untuk dikelola Bumdes di suatu desa terntentu?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/05/pemilihan-jenis-usaha-untuk-bum-desa/

14. Bagaimana jika merasa bahwa Desa tidak memiliki potensi? Bagaimana cara melakukan pemetakan potensi Desa?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/05/ayo-petakan-potensi-desamu/

15. Jenis usaha apa yang tepat untuk Bumdes kami?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/04/pemetaan-potensi-usaha-desa-dan-pemilihan-jenis-usaha/

16. Apa itu Anggran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bumdes? Bagaimana mekanisme penyusunannya?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/04/rancangan-peraturan-desa-bum-desa-dan-anggaran-dasaranggaran-rumah-tangga/

17. Apa saja yang menyebabkan Bumdes telah berdiri, namun tidak berjalan? Apa saja yang perlu diperhatikan agar Bumdes dapat berkembang?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/09/05/bumdes-sudah-ada-tapi-gak-jalan/

18. Apa yang membedakan bumdes dari jenis usaha lainnya? Kenapa Bumdes paling tepat untuk membantu kesejahteraann Desa?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/04/14/filosofi-bumdes/

19. Apa itu dana desa dan bagaimana regulasi pengadaan dana desa?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/10/10/yuk-kenal-lebih-jauh-tentang-dana-desa/

20. Apa saja program unggulan Kemendesa? Apakah Bumdes merupakan program yang didukung pemerintah pusat?

Jawab: http://bumdes.id/blog/2017/10/06/nawacita-kemandirian-dan-kesejahteraan-desa/

 

Produk Unggulan
  • Bagaimana memunculkan produk unggulan?

Jawab: Gunakan perspektif rantai nilai (value chain) dengan menghubungkan potensi hulu hilir, kalua tidak bisa, gunakan perspektif kawasan

  • Apa kriteria produk unggulan?

Jawab:

  1. Memiliki keunggulan komparatif atau kompetitif,
  2. Memiliki volume yang memungkinkan skala ekonomis,
  3. Tersedia potensi pasar
  • Apakah BUMDES memiliki peluang menjadi trader produk unggulan?

Jawab:

Posisi BUMDES yang strategis, dekat dengan petani, ada unit usahanya, memiliki dana, dimungkinkan untuk memotong rantai distribusi sehingga BUMDES berpeluang sekali menjadi trader.

  • Apa yang harus dipersiapkan oleh BUMDES untuk menjadi trader produk unggulan?

Jawab:

BUMDES paham product knowledge dari hulu sampai hilir, memiliki kapasitas dlm quality control sesuai spek pasar serta memiliki jaringan kuat dgn eksportir serta industry.         

  • Jika desa sudah memiliki potensi, bagaimana langkah awal untuk mengelola tempat itu?

Jawab:

  1. Strategi umum merencanakan usaha itu dimulai dr ‘how to seek opportunity’– bagaimana menemukan peluang, biasanya yang dilakukan adalahl dengan cara menginventarisi semua ide yg mungkin, yg kemudian atas semua ide bisnis tersebut disaring dg menggunakan 4 kriteria yaitu
  2. Legal, apakah bisnis tersebut legal atau tidak,
  3. Yang kedua kriteria passion, pilih ide bisnis yg sekiranya kita sukai,
  4. Kriteria yang ketiga adalah pasar,
  5. Saring kembali dengan kriteria bisnis yg sekiranya bisa kita lakukan,
  6. Setelah kita memiliki ide bisnis yang sesuai dengan 4 kriteria diatas, kita tdk boleh langsung menjalankan ide bisnis tersebut, tetap ide tersebut harus kita lipat gandakan dengan melakukan inovasi sehingga langkah kedua menemukan ide bisnis yg baik adalah how to innovate, agar bisnis kita mempunyai keunggulan bersaing dg bisnis sejenis. Secara sederhana kunci inovasi adalah ATM, Amati Tiru Modifikasi, untuk boleh ATP – Amati Tiru Plek/sama persis.
  7. Langkah ketiga adalah calculated risk taking, menghitung resiko yang diambil, dengan mulai menghitung biaya tetap maupun biaya variabel, memproyeksikan pendapatan, memproyeksikan arus kas, memproyeksikan neraca R/L dan menghitung RoI dll, sebaik apapun ide bisnis kita tetap dari itung-itungannya kok tidak layak ya jangan dilakukan.

Dua langkah awal membutuhkan pikiran kreatif/otak kanan, sedang satu langkah terakhir membutuhkan kemampuan analitik/otak kiri.

Legalitas dan Kelembagaan
  1. Bagaimana cara BUMDES terhindar dari jebakan isu kelembagaan?

Jawab:

Kuncinya ada pada kerjasama antara pemerintah desa, perangkat desa, BPD dan lembaga masyarakat yang ada, tokoh masyarakat, masyarakat dan pengelola BUMDES.

  1. Apakah BUMDES harus memiliki akte pendirian?

Jawab:

Cukup Peraturan Desa Pembentukan BUMDesa, penyusunan Perdes sudah mengikuti Undang-Undang oleh karena itu sudah memiliki kekuatan hukum. Sedangkan unit-unit usaha BUMDES bisa dibuatkan akta pendirian.

  1. Apakah perbedaan Peraturan Desa dengan AD/ART secara sederhana?

Jawab:

Peraturan Desa merupakan legalitas bumdes, sedangkan AD/ART untuk mengatur operasional BUMDES.

  1. Secara hukum, lebih kuat Peraturan Desa atau Akte Pendirian?

Jawab:

Peraturan Desa merupakan badan hukumnya BUMDES sama halnya dengan Peraturan Daerah untuk BUMD. Turunan dari Peraturan Bupati adalah Peraturan Desa. Jadi secara hokum, lebih kuat Peraturan Desa dibandingkan Akte Pendirian.

Pendirian Bumdes

 

  1. BUMDES milik siapa?

Jawab:

Badan Usaha Milik Desa, BUMDES dimiliki oleh desa dimana seluruh atau sebagian modal berasal dari desa. Pendirian BUMDES dimana diatur dalam BAB II dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan dan pengelola dan pembubaran BUMDES, pendirian BUMDES dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerjasama antar desa.

  1. Bagaimana syarat membentuk BUMDES?

Jawab:

Sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015, syarat pembentukan BUMDES adalah:

  1. Adanya inisiatif dari pemerintah desa atau masyarakat desa
  2. Adanya potensi usaha ekonomi desa
  3. Adanya sumberdaya alam di desa
  4. Adanya sumber daya manusia yang mampu mengelola BUM Desa
  5. Penyertaan modal dari Pemerintah desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa yang diserahkan untuk dikelola sebagai bagian dari usaha BUM Desa.