TOT Angkatan 7 Memberikan Suasana Berbeda di Desa Panggung Harjo

 

Jumat, 16 Maret 2018. Training On Trainers Pendampingan Bumdes angkatan 7 memasuki hari ke-3. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ke-3 ini adalah kunjungan lapang ke Desa panggungharjo. Kegiatan Kunjung Lapang diikuti oleh peserta TOT  adalah penyampaian materi mengenai Tata Kelola Desa dan Bumdes dengan Tema Membangun Kemandirian Desa Lewat Bumdes. Materi disampaikan oleh Bapak Wahyudi Anggoro Hadi selaku Lurah Desa (Kepala Desa) Panggungharjo.

Materi yang disampaikan meliputi Gambaran Umum Desa Panggungharjo, Sumber Pendapatan di Desa Panggungharjo, visi dan misi yang sedang dijalankan, dan program-program kerja yang ada dan dilaksanakan di Desa Panggungharjo. Ada empat unit usaha yang ada di desa Panggungharjo diantaranya KUPAS (Kelompok Usaha Pengelola Sampah), pengolahan minyak jelantah sebagai bahan pembuatan bio diesel, Kampoeng Matraman, Swadesa, Pengadaan, dan pengadaan. Alasan Desa Panggungharjo menjalankan unit-unit usaha tersebut karena Desa Panggungharjo bukanlah desa dengan sumberdaya alam yang indah jadi untuk menjadi desa yang sukses seperti saat ini, desa Panggungharjo mengelola usaha dari lingkungan sekitar.

Penyampaian materi diakhiri dengan pemutaran video pendek seputar kegiatan pengelolaan usaha yang ada didesa panggungharjo serta sesi tanya jawab bagi peserta TOT.

Setelah kegiatan penyampaian materi Tata Kelola Desa dan Bumdes, dilanjutkan dengan kegiatan studi lapangan tentang pengelolaan sampah dan biodiesel di Bumdes Panggung Lestari Desa Panggungharjo. Peserta diarahkan untuk melihat dan terjun langsung ke lapangan tempat pengolahan sampah dan daur ulang minyak jelantah menjadi bahan bakar Bio diesel. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan para peserta bisa  memperoleh informasi dan gambaran kegiatan yang lebih banyak dan bisa termotivasi untuk ikut ambil andil dalam pengolahan sampah. Selain itu, pengenalan unit usaha bumdes panggung lestari ini juga bertujuan agar para peserta bisa mendapatkan gambaran unit-unit usaha yang bisa dijalankan di desa masing-maisng peserta.

Kegiatan selanjutnya dilaksanakan setelah istirahat makan siang yang berupa studi lapang dan penyampaian materi mengenai pengelolaan wisata desa. studi lapang dan penyampaian materi diarahkan oleh Bapak Panji Kusuma selaku kepala pengelolaan wisata desa kampoeng mataraman. Penyampaian materi meliputi penjelasan tentang rumah makan yang ada di Kampoeng Mataraman yang merupakan rumah makan dengan masakan tanpa MSG dan lebih mementingkan kesehatan konsumennya. Disampaikan pula, bahwa bangunan rumah makan di desain dengan sederhana karena mengacu dari ketua-ketua kampung terdahulu yang selalu hidup sederhana. Setelah penyampaian materi selesai, dibuka sesi tanya jawab dan peserta diarahkan untuk mengelilingi bagian-bagian yang ada di rumah makan kampoeng mataraman.

Tidak terasa rangkaian kegiatan Traning On Trainers (TOT) angkatan 7 sudah sampai dipenghujung acara, setelah peserta selesai berkeliling melihat suasana rumah makan, peserta kembali berkumpul untuk melakukan sesi penutupan acara. Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada 3 peserta Inspiratif, penyerahan sertifikat seluruh anggota melalui perwakilan masing-masing daerah sekaligus peserta perwakilan menyampaikan kesan dan pesannya selama menjalani kegiatan Training On Trainers (TOT) angkatan 7.

Semoga para Alumni Training On Trainers (TOT 7) angkatan 7 siap menjadi agen of change di desa masing-masing. Salam Bumdes !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *