Menteri BUMN Resmikan Mitra BUMDes Bersama di Indramayu

Bumdes.id beberapa pernah mengemukakan bahwa kerjasama antara desa terkait operasional BUMDes merupakan satu cara untuk memperkuat eksistensi BUMDes dalam meningkatkan perekonomian desa. Selain itu, pentingnya saling kerjasama antar-BUMDes juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Rembug Desa Nasional 2017 (RDN 2017). Pemerintah sendiri melalui Kementerian Desa dan PDTT mendorong untuk terjadinya kerjasama antar-desa terkait usaha BUMDes.

Sejalan dengan hal ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresmikan pembentukan Mitra Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama atau disebut juga MBB, laman berita resmi Kompas.com, mngungkapkan bahwa Menteri BUMN Rini Soemarno telah meresmikan terbentuknya MBB pada Kamis, 11 Januari 2018, di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

MBB sendiri akan menjadi saluran program kewirausahaan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani. Peresmian MBB ini juga merupakan langkah awal untuk menjalin sinergi antara berbagai BUMN dan BUMDes. Kedepannya diharapkan MBB akan jadi mitra petani dalam berbagai kegiatan produksi tani mereka; seperti proses penyediaan bibit, pupuk, pengajuan kredit usaha rakyat, hingga penjualan hasil tani.

Baca juga: Telkom Bina Mitra Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama di Banyuwangi

Kompas.com juga menuliskan pernyataan Menteri BUMN bahwa Kementerian BUMN bertanggung jawab bagaimana supaya melalui sinergi BUMN kita bisa membuat satu sistem yang memperbaiki pendapatan petani sehingga kesejahteraan petani meningkat. Di sini menjadi sistem pertama yang kami uji coba.

MBB direncanakan juga akan memiliki fasilitas penggilingan padi yang disediakan untuk para petani, diharapkan keberadaan  penggilingan ini petani bisa menjual beras yang harganya lebih tinggi jika dibandingkan gabah kering atau basah. Hal ini diharapkan dapat membuat petani mampu menghasilkan harga jual yang lebih baik.

MBB Kecamatan Sliyeg saat peresmian dan pelaksanaan operasionalnya bekerja sama dengan 14 desa dengan total lahan persawahan yang dikelola oleh para petani di seluruh desa itu mencapai 4.000 hektar dan mampu memproduksi padi sekitar 45.000 ton/tahun.

Kompas.com juga mengungkapkan bahwa kedepannya Kementerian BUMN berencana meresmikan 10 MBB di 10 kecamatan lain di Jawa Barat. Beberapa di antaranya adlaah Karawang, Majalengka, Ciamis dan Cianjur.

 

 

Sumber: Kompas (http://ekonomi.kompas.com/read/2018/01/11/190706526/menteri-bumn-resmikan-mitra-bumdes-bersama-di-indramayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *