Pemilihan Jenis Usaha BUMDes [Part 1]

Sebelumnya Bumdes.id telah pernah membahas tentang Jenis-jenis usaha yang dapat dijalankan oleh BUMDes. Permendesa nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa sebagai dasar hukum Pendirian BUMDes, menyebutkan beberapa jenis usaha BUMDesyang meliputi, bisnis sosial (pelayanan umum), bisnis penyewaan (renting), bisnis usaha perantara (brokering), bisnis produksi atau berdagang (trading), bisnis keuangan (financial), bisnis usaha bersama (holding).

Apa yang dimaksud dengan keenam jenis usaha tersebut? Apa contoh-contoh usaha pada masing-masing bidang?

Mari kita bahas satu per satu!

  1. Serving: BUM Desa menjalankan”bisnis sosial” yang melayani warga, yakni dapat melakukan pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan kalimat lain, BUM Desa ini memberikan social benefits kepada warga, meskipun tidak memperoleh economic profit yang besar. Contoh jenis usaha Serving yaitu Usaha air minum desa baik pengelolaan air bersih maupun pengelolaan air minum (suling), usaha listrik desa, lumbung pangan, dan sebagainya.
  2. Banking: BUM Desa menjalankan”bisnis uang”, yang memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat desa dengan bunga yang lebih rendah daripada bunga uang yang didapatkan masyarakat desa dari para rentenir desa atau bank-bank konvensional. Contoh jenis usaha Banking yaitu : Bank desa atau lembaga perkreditan desa atau lembaga keuangan mikro desa, unit usaha dana bergulir dan sebagainya.
  3. Renting: BUM Desa menjalankan bisnis penyewaan untuk melayani kebutuhan masyarakat setempat dan sekaligus untuk memperoleh pendapatan desa. Ini sudah lama berjalan di banyak di desa, terutama desa-desa di Jawa. Contoh jenis usaha Renting yaitu: Penyewaan traktor, perkakas pesta, gedung pertemuan, rumah toko, tanah, dan sebagainya.
  4. Brokering: BUM Desa menjadi “lembaga perantara” yang menghubungkan komoditas pertanian dengan pasar atau agar para petani tidak kesulitan menjual produk mereka ke pasar. Atau BUM Desa menjual jasa pelayanan kepada warga dan usaha-usaha masyarakat. Contoh jenis usaha Brokering yaitu: Jasa pembayaran listrik, PAM, Telp, Jasa Perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor dll. Desa juga dapat mendirikan pasar desa untuk memasarkan produk-produk yang dihasilkan masyarakat.

Selanjutnya: Pemilihan Jenis Usaha BUMDes [Part 2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *