Kenapa BUMDes Harus Manfaatkan Pemasaran Online?

Dikutip melalui Kompas, Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa 50% lebih penduduk Indonesia telah terhubung ke akses internet.Berdasarkan survey ini ditemukan bahwa 132,7 juta orang Indonesia telah terhubung ke internet dari total jumlah penduduk sebanyak 256,2 juta orang.

Jumlah ini terhitung sangat signifikan karena mengalami kenaikan hingga 51,8% dibandingkan  pada 2014, dan diperkirakan merupakan hasil dari perkembangan infrastruktur serta kemudahan dalam mendapatkan smartphone.

Lalu apa dampak dari kondisi pengguna internet bagi usaha yang dijalankan oleh BUMDes?

Hal ini tentu saja membawa perubahan pada pola pemasaran yang banyak diminati oleh pelaku industri selama ini. Misalnya beralihnya strategi promosi dari yang bersifat konvensional menjadi berbasis online.

Kenapa BUMDes harus lebih mempertimbangkan untuk menggunakan pemasaran online dalam memsarkan produk-produknya?

1. Pemasaran Online Menjangkau Lebih Banyak

Sesuai dengan survey APJII diatas, 132,7 juta telah terhubung melalui jaringan internet, yang menjadikan internet sebagai senjata ampuh untuk pemasaran dengan target pasar yang luas. Hal ini didukung pula dengan survey lainnya yang menemukan bahwa  55,39 persen penduduk Indonesia mengakses internet lebih  dari 6 jam sehari. Internet juga menghambat batasan waktu dan jarak dalam penyampaian informasi, alhasil produk BUMDes dapat diketahui oleh masyarakat dari berbagai penjuru nusantara.

2. Pemasaran Online Lebih Murah

Pemasaran melalui media online terhitung jauh lebih murah jika dibanding dengan pemasaran konvensional. Hal ini dinilai sesuai untuk BUMDes yang pada dasarnya merupakan sebuah lembaga yang tidak hanya mencari profit, karena dapat memaksimalkan pemasaran tanpa menghabiskan banyak biaya.

3. Memudahkan Words of Mouth (WoM)

Words of Mouth atau yang secara umum dikenal sebagai penyampaian pesan dari mulut ke mulut, sejak dulu dipercaya sebagai salah satu alat pemasaran yang efektif. Karena orang cenderung lebih percaya pada konsumen yang telah menggunakan produk tertentu dan mempengaruhi keinginan untuk membeli.

Keberadaan Internet menjadikan metode ini tidak hanya terbatas pada komunikasi tatap muka, namun juga melalui media sosial. Tidak heran testimoni pelanggan menjadi senjata ampuh dalam menjaring konsumen baru.

Oleh karena itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *