Pendampingan dalam Pemetaan Potensi Desa

Badan Usaha Milik Desa , yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagaian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasala dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Langkah awal dalam mendirikan BUMDes adalah melakukan pemetaan potensi apa saja yang ada di Desa. Oleh karena itu, dalam kegiatan Workshop Pendampingan BUMDes Angkatan 6 peserta juga diarahkan untuk melakukan pemetaan potensi desa.

Pemetaan potensi ini sebenarnya bukan hal yang sulit karena setiap desa pasti memiliki potensi baik itu berupa kekayaan alam dan budaya, maupun potensi yang muncul dari masalah yang dihadapi desa. Misalnya, Desa yang berada di dekat perkotaan dan tidak memiliki lahan pertanian dan bentang alam menarik tidak berarti sebuah desa tidak memiliki potensi. Lahan yang terbatas justru bisa menjadi potensi, dimana akan banyak usaha-usaha diperkotaan yang akan membutuh lahan sebagai gudang penyimpanan.

Kadang sulitnya melihat potensi ini juga dikarenakan warga desa yang telah lama berada di desa menganggap segala hal yang ada di desanya adalah hal yang biasa. Padahal, dari sudut pandang orang luar hal tersebut justru dapat terlihat menarik dan menjadi potensi tersendiri.

Oleh karena itu dalam acara Workshop Pendampingan BUMDes Angkatan 6  tidak ketinggalan sesi pemetaan potensi desa, pada kegiatan ini peserta diberi kesempatan untuk memnggambarkan kondisi desanya. Dari gambar-gambar ini, mereka diminta untuk menjelaskan setiap potensi yang mereka temukan di desa mereka dan menjadikannya.

Selengkapnya tentang langkah- langkah Pemetaan Potensi dapat dibaca disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *