PIAGAM PANGGUNGHARJO : HASIL REMBUG DESA NASIONAL 2017

Hari kedua acara Rembug Desa Nasional (RDN2017) di Kampoeng Mataraman, Desa Panggungharjo telah menjadi puncak dalam acara hajatan desa yang dihadiri oleh Pejabat Pemerintahan perangkat desa, pengurus BUMDes, dan penggiat Desa dari seluruh Indonesia.
Acara yang juga dihadiri langsung oleh Bapak Eko Putro Sandjojo selaku menteri Desa dan PDTT, berhasil berjalan dengan lancar meskipun selama acara hujan terus mengguyur Kampoeng Mataraman. Terbukti bahwa derasnya hujan tidak dapat menghalangi semangat untuk membangun desa, sehingga desa dapat menjadi kebangkitan ekonomi Indonesia kedepannya.

Acara puncak pada hari kedua Rembug Desa Nasional ini ditandai dengan dibacakannya Piagam Panggungharjo. Piagam ini merupakan simbol dari keseriusan untuk melakukan pembangunan dan pemberdayaan desa. Piagam Panggungharjo disusun berdasarkan hasil refleksi 3 tahun Kebijakan Dana Desa yang telah berlangsung hingga saat ini. Piagam Panggungharjo ini dibacakan oleh Bapak Lurah Desa Pangguharjo dalam pidato penutupannya dihadapan peserta RDN2017 dan juga Bapak Menteri Desa dan PDTT.

Lalu, seperti apa isi dari Piagam Panggungharjo?

RESOLUSI REMBUG DESA NASIONAL 2017
PIAGAM PANGGUNGHARJO

Dalam rangka refleksi Desa Membangun Indonesia yang memasuki tahun ketiga, Kami, Pemerintah Desa dan masyarakat Desa pada kesempatan Rembug Desa Nasional 2017 ini menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Kami akan terus menjaga semangat kedaulatan Desa oleh segenap warga desa yang mencakup aspek ekonomi, sosial, politik, budaya dan ekologi dalam mengolah potensi alam dan budaya desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai semangat pasal 33 UUD 1945, dan pelaksanaan demokrasi ekonomi, dari Desa, oleh Desa dan untuk Desa.

2. Kami segenap insan pelaku pembangunan dan pemberdayaan Desa khususnya para Kepala Desa menyatakan siap bersinergi dan berkoordinasi secara intensif dan sistematis serta mendukung sepenuhnya langkah-langkah kebijakan Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Desa PDTT dalam melaksanakan percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa maupun kawasan perdesaan melalui 4 (empat) program prioritas ; Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan, Pembangunan Embung Desa, Pengembangan Bumdesa dan Peningkatan Sarana Olah Raga.

3. Untuk memiliki kehidupan dan pembangunan desa yang berkelanjutan, kami akan senantiasa mendorong inovasi dalam keseharian dan ekonomi kreatif di desa oleh seluruh warganya, terutama melalui pemanfaatan Dana Desa secara padat karya dan
berkualitas untuk 4 (empat) program prioritas, implementasi kebijakan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial.

4. Bersama-sama dengan Kementerian Desa PDTT kami menyatakan berkomitmen untuk segera mewujudkan desa yang inklusif dan ramah lingkungan, sehingga tidak ada lagi warga desa dan warga Indonesia yang tertinggal dan terlupakan baik sebagai pelaku maupun penerima manfaat dalam agenda besar pembangunan nasional.

5. Kami sepakat bahwa BUMDes berperan penting dalam memajukan ekonomi desa. Untuk itu, kami siap melakukan sinergi dan koordinasi dengan Kementerian Desa PDTT, KemenKum HAM,KemenKop, serta lintas Kementerian/Lembaga yang terkait dalam menentukan bentuk legalitas BUMDes, dengan tetap memperhatikan aspirasi dan harapan warga desa sebagai pemegang kedaulatan desa.

6. Kami mengharapkan segera ditetapkannya Hari Desa pada tanggal 15 Januari sebagai tonggak kebangkitan Desa membangun Indonesia.

7. Untuk membangun persatuan dan menguatkan kedaulatan desa, kami berharap dapat terlaksananya Silaturahmi Nasional seluruh Kepala Desa dengan Presiden RI, di tahun 2018.

PANGGUNGHARJO, 27 NOPEMBER 2018

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *