BUM Desa Tak Perlu Ragu Untuk Menjalin Kerjasama!

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) adalah yang selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan
usaha yang seluruh atau sebagaian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasala dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Bumdes bukan merupakan bagian dari Pemdes dan merupakan entitas yang berbeda. Peran Bumdes sebagai sebuah Badan Usaha membuat Bumdes dapat melakukan berbagai hal yang dapat dilakukan oleh badan usaha lainnya, salah satunya adalah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak.

Dalam Permendesa Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) pasal 12 ayat (2), kewajiban Pelaksana Operasional meliputi:

a. melaksanakan dan mengembangkan BUM Desa agar menjadi lembaga yang melayani kebutuhan ekonomi dan/atau pelayanan umum masyarakat Desa;
b. menggali dan memanfaatkan potensi usaha ekonomi Desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa; dan
c. melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga perekonomian Desa lainnya.

Bagian c mengindikasikan bahwa BUM Desa dapat bekerjasama dengan lembaga perekonomian desa lainnya seperti koperasi, PKK, dan lain-lain.

Sejalan dengan pasal 12, pasal 18 Permendesa Nomor 4 Tahun 2015 juga mengindikasikan bahwa BUM Desa dapat melakukan kerjasama dengan berbagai usaha. Pasal 18 ayat (1) berbunyi:

(1) Penyertaan modal Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2) huruf a terdiri atas:
a. hibah dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/atau lembaga donor yang disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
b. bantuan Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
c. kerjasama usaha dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/atau lembaga donor yang dipastikan sebagai kekayaan kolektif Desa dan disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
d. aset Desa yang diserahkan kepada APB Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang Aset Desa.

Bagian c dari pasal 18 dengan jelas menunjukkan bahwa BUM Desa dapat bekerjasama dengan pihak swasta maupun lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan lainnya. Kerjasama BUM Desa dengan swasta seperti yang dilakukan oleh Bumdes Panggung Lestari milik Desa Panggungharjo dengan Danone Aqua yang terbukti dapat berhasil!

Jadi, bagi BUM Desa diseluruh Indonesia, jangan ragu untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk kemajuan Desa!

Permendesa Nomor 4 Tahun 2015 selengkapnya dapat di download disini!

Baca juga: Kunjungan Rombongan Dari Barito Utara Ke Bumdes Srimartani Makmur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *