Bagaimana Memilih Usaha Jika Semua Potensi Telah Dikuasai Pihak Lain?

Ada beberapa kasus dimana BUMDes mengalami kesulitan untuk menentukan jenis usaha yang akan digeluti. Salah satu alasan terjadinya masalah ini adalah karena merasa seluruh potensi yang ada di desa telah dikuasai oleh pihak lain. Contohnya, jika sebuah desa memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah namun telah ada perusahaan swasta yang mengelolanya, bahkan memonopoli seluruh potensi yang ada.

Keadaan ini akan memicu masalah bagi BUMDes yang baru akan atau baru saja berdiri, karena muncul anggapan bahwa tidak ada lagi celah untuk usaha baru. Lalu, apa yang bisa dilakukan?

Pertama, kita harus melihat berdasarkan asas kognisi dan subsidiaritas. Kita perlu melihat potensi desa baik kekayaan alam atau lahan yang dikuasai oleh kelola pihak lain tersebut adalah kepemilikan siapa. Jika berada dalam kewenangan Kepala Desa, maka dapat dilakukan komunikasi bagaimana agar BUMDes sebagai badan usaha milik desa biss melakukan usaha terkait dengan potensi yang ada.

Kedua, jika memang potensi tersebut bukan merupakan kewenangan desa, sehingga merupakan milik swasta atau pemerintah yang lebih tinggi, maka pilihan yang dapat diambil adalah melakukan kerjasama. Jika pengelola merupakan pihak swasta dapat dilakukan perjanjian (MoU). Kerjasama yang dilakukan dapat berupa perjanjian bagi hasil, atau dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).

Intinya, jika BUMDes merasa semua potensi telah dikelola oleh pihak lain, bukan berarti tidak ada kesempatan BUMDes untuk berkembang, karena masih dapat dilakukan kerjasama dengan pihak lain untuk mengelola potensi yang ada.

 

Baca juga: Kerjasama Danone Aqua DAN BUMDes Panggung Lestari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *