Bumdes Berprestasi: Bumdes Srimartani Makmur Mewakili Kecamatan Piyungan pada Lomba Pasar Desa Tingkat Kabupaten Bantul.

Pengelolaan pasar desa merupakan salah satu unit usaha yang akan dikelola BUMDES Srimartani. Kali ini, tim bumdes.id dapat materi eksklusif dan diijinkan meliput dalam bentuk artikel cerita Bumdes Srimartani Makmur mewakili Kabupaten Piyungan dalam Lomba Pengelolaan Pasar Desa.

Pasar desa, Pasar Kembangsari, buka “pasaran” dalam 7 hari dalam seminggu. Pasar ini terdiri dari 130 los, 14 kios dengan 156 pedagang. Asal pedagang di pasar ini dari beberapa desa sekitar seperti Sumberharjo, Prambanan, Kalasan, Langgeran, dan Klaten. Namun 66% atau sebagian besar masih warga Srimartani. Komoditas yang ditawarkan seperti hortikultura, produk pertanian, produk makanan olahan, sarana kebutuhan masyarakat, pakaian, hasil ternak dan perikanan.

Bagaimana dengan sampah dari pasar?

Sampah Pasar Desa sebelum dikelola oleh Bumdes, hanya dibuang di bantaran sungai. Setelah dikelola oleh Bumdes, sampah pasar dikelola secara terpadu dan terintegrasi dengan unit usaha TPST-3R. Berjarak 300 m dari pasar. Di TPST-3R sampah pasar bersama sampah lain dari pelanggan dipilah dan diolah antara sampah basah, sampah kering, sampah plastik, sampah kertas dll. Sehingga dari sampah bisa bernilai ekonomi.

Apa keunikan pasar desa ini?

Selain tempat parkir dan toilet, pasar desa ini sudah dilengkapi dengan wifi dan ruang promosi.

Contoh Materi : Materi Presentasi Lomba PASAR DESA

 

Gambar 1. Suasana kunjungan ke lapangan Lomba Pengelolaan Pasar Desa 2017

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *