Ingin Mendirikan BUMDes?

Dana desa adalah dana yang dialokasikan untuk meningkatkan pemerataan pembangunan kesejahteraan desa melalui peningkatan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan. Dana Desa bersumber dari 3 sumber yaitu alokasi Dana Desa APBN, alokasi dana dari APBD, dan Pendapatan Asli Desa (PADes). Alokasi yang didapat baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah belum tentu cukup untuk menjamin kesejahteraan masyarakat desa dalam jangka panjang. oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan PADes. Pertanyaannya bagaimana memksimalkan PADes?

Melakukan pengembangan usaha dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dapat menjadi jawaban atas pertayaan tersebut. Permendesa No 4 Tahun 2015 telah mengatur Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa

Setiap Desa pastilah memiliki potensi usaha masing-masing yang dapat dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan. Banyak warga desa yang masih merasa bahwa tidak ada potensi yang dimiliki Desa mereka yang dapat menghasilkan, padahal mereka belum mencoba untuk melakukan Pemetaan Potensi Desa yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan pemilihan jenis usaha yang tepat bagi BUMDES-nya.

Sebelum memutuskan untuk mendirikan BUMDes perlu diperhatikan bahwa sebagai pengelola kita harus mempertajam indera dan intuisi (bussiness sensing) untuk dapat membangun bisnis yang diterima oleh pasar. Beberapa tahap yang dapat dilakukan untuk mempertajam bussiness sense dapat dilakukan dengan tahapan:

  1. Peluang Bisnis muncul dari adanya kesenjangan antara demand (permintaan) dan supply (penawaran).
  2. Permintaan muncul karena ada kebutuhan, keinginan dan preferensi dari customer.
  3. Persaingan muncul karena adanya beberapa pelaku ekonomi yang ingin memanfaatkan peluang yang sama.
  4. Pemenang dari persaingan adalah siapa yang memiliki keunggulan kompetitif / daya saing.
  5. Gap Analysis celah yang bisa kita mainkan, muncul dari kesenjangan antara kondisi yang ada saat ini dan harapan-harapan dari customer
  6. Konsep Bisnis paling tidak berisi produk/layanan apa yang akan diberikan dan apa keunikan/keunggulan yang ditawarkan.

Lalu, bagaimana tahap dalam pembentukan BUM Desa? Bisa coba cek di sini ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *