Warisan Kampoeng Mataraman

Di tengah era perkembangan teknologi yang makin hari makin cepat berkembang diberbagai bidang , semua yang mengandung unsur yang bersifat tradisional sudah sangat berkurang , dan mungkin telah ditinggalkan , namun ditengah perkembangan teknologi yang seperti itu, masih ada yang ingin melestarikan warisan warisan budaya tradisional itu seperti pak Pandi, beliau merupakan seorang yang ingin melestarikan dan menjaga kebudayaan jawa , di salah satu Desa yang disebut Kampoeng Mataraman yang terletak di Bantul- Yogyakarta , beliau menggagas sebuah desa yang menampilkan kesan tradisional dan sebuah wadah dimana tujuan utama dalam desa ini adalah meningkatkan kembali kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya jawa , dan juga menyejahterakan kehidupan ekonomi masyarakat di desa sekitar nya .

Team Syncore Indonesia

Dalam menggagas hal tersebut beliau berkolaborasi dengan PT Syncore Indonesia melalui bumdes.id untuk membangun desa tersebut dan membantu dalam memanajemen keuangan yang ada di desa tersebut nantinya, PT Syncore sendiri merupakan perusahaan yang telah berdiri pada tahun 2008 dan memang berfokus pada pengembangan desa dengan berbagai programnya yang telah banyak mendapatkan apresiasi dan juga seminar seminar yang telah banyak membantu berbagai desa dalam melakukan manajemen , semua itu dapat kita lihat di situs resminya yang beralamat di : Http://www.syncore.co.id

 

Pada tanggal 15 Juni 2017, team dari syncore indonesia mengunjungi kampoeng mataraman untuk menyelenggarakan buka bersama, meningkatkan tali silahturahmi dan pengenalan berbagai wisata yang dapat dinikmati di kampoeng mataraman , dimulai dari rumah tradisional , permainan tradisional , hingga masakan tradisional serta permainan tradisional , menurut penulis sendiri semua hal yang berada di kampoeng mataraman akan membuat anda berada seolah di kampung halaman anda sendiri padahal tempatnya terletak di pinggiran kota Yogyakarta

Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari cara bertanam padi , membajak sawah dengan kerbau , bermain engrang , panen genjer , dan masih banyak lagi , keceriaan tampak dari para team syncore saat itu , pengalaman menarik yang layak untuk dikenang dan diceritakan kembali ke anak cucu sekiranya apa yang digagas ini dapat berkembang dan dijadikan panutan oleh desa desa lain , sehingga adat dan budaya jawa dapat dilestarikan , perekonomian penduduk meningkat dan juga desa yang dapat dijadikan destinasi wisata dan edukasi untuk anak – anak tentunya .

Demikianlah sedikit artikel singkat yang menceritakan Kampoeng Mataraman, semoga apa yang dicita-citakan nya dapat tercapai bersama team bumdes, sehingga dapat dijadikan panutan untuk Indonesia yang lebih baik

Berikut adalah beberapa foto yang mewakili kegiatan di Kampoeng Mataraman :

Uji nyali naik kerbau sambil membajak sawah

yo-yo
seat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *