Sekolah Manajemen BUMDesa (SMB): Model Bisnis yang ada di Desa

Pada Sabtu, 11 Maret 2017 lalu, PT. Syncore Indonesia melaksanakan pendampingan BUMDesa. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan dari Sekolah Manajemen BUMDesa yang telah di launching pada Sabtu, 18 Februari 2017 Lalu.
Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di Balai Desa Wonokromo Bantul Yogyakarta, salah satu desa yang telah memiliki BUMDes yang ada di Bantul 2 tahun yang lalu.
Pendampingan BUMDesa ini melibatkan 3 desa yang ada di Bantul; (1) Desa Wonokromo, (2) Desa Srimartani dan (3) Desa Srimulyo.
Pada pendampingan ini peserta melakukan kegiatan diskusi yang merupakan inti dari kegiatan. Kegiatan diskusi dilakukan untuk menggali potensi dari masing-masing desa serta diskusi mengenai Model Bisnis yang akan dijalankan.
Dari diskusi tersebut peserta saling bertukar informasi mengenai Model bisnis yang bisa dikembangkan di desa.

img_5517

Pertama, dari Desa Wonokromo
Disini Aktivitas Bisnis di Desa akan melakukan pembuatan Kios untuk disewakan kepada warganya untuk mendisplay produk produk yang akan dijual. Dalam pemasarannya, dilakukan dengan cara penyebaran pamflet dan Gethok Tular . Targetnya memang
Dimuali dari warga masyarakat Desa Wonokromo sendiri. Untuk permodalannya (BNI 46, Pemerintah Desa Wonokromo). Pengelola Bumdes Desa Wonokromo menerapan biaya perkiraan untuk sewa kiosnya 1 tahun Per Kios Rp 5.000.000.

Selanjutnya Desa Srimartani
Bumdes Srimartani Makmur berencana akan membangun etalase untuk membantu memasarkan hasil produksi UKM, guna pengembangan jaringan pasar dan peningkatan perekonomian masyarakat Desa. Target pelanggan dari produksi UKM di Srimartani sendiri adalah untuk Instansi, pusat oleh-oleh, Pedagang, Eksportir dan Rumah tangga / End User

Selanjutnya Desa Srimulyo
Bumdes di Srimulyo tidak jauh beda dalam pengelolaan nya dengan Desa Srimartani dikarenakan letak geografis dan demografi penduduk nya yang hampir sama. Desa Srimartani sendiri juga berencana akan membuat ruko pasar untuk memasarkan produk produk hasil dari warga masyarakat. Untuk pemasarannya ditargetkan untuk warga sekitar terlebih dahulu. Selanjutnya, lokasi desa Srimulyo yang strategis membantu dalam pemasaran produk produk hasil dari masyarakat.

img_5505

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *