Bumdes.id – Kami percaya bahwa desa itu tidak mungkin miskin potensi, desa hanya miskin keberanian dan kreatifitas untuk terus berkembang. Berangkat dari permasalahan tersebut, kami mendorong agar para pemuda desa berani mengambil peran. Pemuda adalah gudangnya kreatifitas dan menawarkan gagasan kekinian dibalut dengan keberanian. Sudah saatnya pemuda kembali dan peduli terhadap isu pembangunan di desa. Ruang-ruang partisipasi harus dibuka dan dipelihara sebagai wujud penyegaran demokrasi desa.

Konsep Taruna Desa secara sederhana mencoba mengintegerasikan tiga kata kunci yaitu Desa, BUMDes, dan Pemuda. Analogi sederhanaya begini, kami percaya bahwa ketiganya memiliki perannya masing-masing. Desa berperan sebagai tempat tujuannya, BUMDes sebagai Kendaraannya, dan Pemuda sebagai pelakunya. Untuk mencapai tujuannya, seseorang tentu saja perlu kendaraan yang cepat dan baik agar sampai tepat waktu, bila perlu lebih dicepat. Kendaraan inilah yang bernama BUMDes.  BUMDes hadir sebagai sebuah lembaga yang mengusung dua tujuan utama yaitu menghadirkan profit (keuntungan material) dan benefit (kebermanfaatan) kepada desa.

Kendaraan yang baik tentu saja membutuhkan pengendara yang handal dan gesit untuk mencapai tempat tujuan . Pemuda adalah sosok yang tepat untuk merepresentasikan itu. Mereka menawarkan kreatifitas, ide, dan gagasan kekinian yang tentu saja dapat mengoptimalkan akselerasi pembangunan di desa.

Kami percaya bahwa ketiga elemen ini perlu diintegrasikan sebagai sebuah solusi konkrit untuk kembali mewujudkan kemandirian di desa.  Desa saat ini sudah jauh lebih kuat dan diakui keberadaannya oleh negara. Hadirnya UU Desa telah menambah amunisi kewenangan di desa. Tujuannya sederhana yaitu mendorong agar desa lebih mandiri. Ratusan kewenangan lokal desa tentu saja berimplikasi pada bertambahnya beban desa. Oleh karenanya, desa membutuhkan Sumber Daya Manusia yang mau dan mampu berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian tersebut.

Kami percaya bahwa pemuda adalah gudangnya ide dan gagasan yang kreatif dibalut dengan keberanian yang revolusioner. Desa membutuhkan pemuda, dan sebaliknya pemuda harus percaya bahwa desa adalah wadah yang tepat untuk berkarya. Sudah saatnya mengembalikan para pemuda untuk aktif berkarya membangun desa. Tujuan kami sederhana yaitu mengaktifkan kembali kreatifitas dan gagasan  pemuda dalam membangun desa, dan salah satu wadahnya adalah optimalisasi peran Bumdes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *