Bumdes.id – Pemuda merupakan aktor strategis yang selalu mengambil peran penting dalam setiap momentum sejarah di Indonesia.  Tercatat sudah banyak momentum sakral bangsa ini yang selalu melibatkan unsur pemuda di dalamnya. Di Indonesia kita mengenal pemuda generasi 45, generasi 66, dan generasi 98 yang kemudian berani untuk tampil dan mengusung kehendak kolektif masyarakat Indonesia. Artinya bahwa peran pemuda tidak dapat dikesampingkan sebagai kelompok sosial yang aktif bergerak secara dinamis bersama masyarakat. Antara pemuda dan masyarakat sendiri tidak dapat dipisahkan, karena sejatinya nilai yang diperjuangkan merupakan hasil akumulasi kepentingan yang masih linear yaitu menciptakan kesejahteraan.

Pada prakteknya di lapangan, pemuda dapat berperan diberbagai aspek seperti politik, ekonomi, sosial, maupun kebudayaan. Disemua lini tersebut, peran pemuda tentu saja sangat besar dan terkadang dapat memegang penuh kontrol sosial. Akan tetapi perubahan sosial ekonomi yang diakibatkan salah satunya dari dari ilmu pengetahuan dan teknologi, sedikit banyak telah merubah kehidupan pemuda zaman sekarang.

Salah satu yang kemudian merasakan dampak dari adanya perubahan tersebut adalah pemuda di desa. Kecenderungan dari mereka yang kemudian lebih mengikuti pola hidup dengan dunia luar sedikit banyak telah melunturkan nilai-nilai sosial kebudayaan masyarakat desa. Tingginya lonjakan urbanisasi tentu saja disumbang dari banyaknya pemuda yang lebih senang untuk berkarir diperkotaan. Desa masih dianggap tidak memberikan lapangan kerja yang representatif sehingga mayoritas pemuda lebih senang untuk berkarir di luar desa. Padahal peran pemuda desa sangatlah strategis, kita mungkin sudah banyak yang mengenal Karang Taruna yang merupakan organisasi representasi pemuda di desa.

Digaungkannya Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 menjadi titik balik menghadirkan otonomi desa yang sesungguhnya. Asas Rekognisi dan Subsidiaritas sudah seharusnya menjadi `senjata` bagi desa untuk kemudian berani mengurusi urusan dapurnya sendiri tanpa takut dengan hegemoni dari pemerintah supradesa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)merupakan salah satu lembaga yang dihadirkan untuk dapat menggaet pemuda dengan cara memberikan lapangan kerja yang representatif. BUMDes diharapkan dapat memberikan lapangan kerja serta jaminan kesejahteraan sehingga pemuda di desa tidak perlu berkarier di luar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *