Pemanfaatan Tanah Kas Desa untuk Unit Usaha BUMDes Panggung Lestari di Desa Panggungharjo, Bantul

Pertanyaan:

Apakah boleh penyertaan modal BUMDes untuk pembelian lahan tanah? Kalau boleh apa dasar hukumnya?

Jawaban:

BUMDes memiliki hak untuk membeli segala keperluan yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasionalnya. Oleh karenanya BUMDes diperbolehkan untuk membeli tanah jika memang dibutuhkan. Tidak ada dasar hukum tertentu untuk BUMDes membeli tanah karena itu murni urusan bisnis yang diputuskan oleh para pengurus BUMDes.  Pembelian tanah oleh BUMDes tidak perlu melalui musyawarah desa karena kegiatan jual beli yang dilakukan oleh BUMDes merupakan ranah BUMDes sehingga cukup diputuskan melalui rapat internal BUMDes.

Namun, ada baiknya sebelum memutuskan untuk membeli bangunan/lahan kita menghitung terlebih dahulu proporsi biayanya. Jika BUMDes memiliki modal sejumlah Rp 500 juta sedangkan harga tanah yang ingin dibeli adalah Rp 300 juta maka modal kas tersisa hanya Rp 200 juta.

Dengan melihat proporsi tersebut apakah Anda yakin ingin menggunakan modal sejumlah Rp 300 juta tersebut hanya untuk membeli tanah? Bagaimana kalau modal yang Rp 300 juta tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan usaha BUMDes seperti menambah dana untuk pinjaman ke masyarakat atau membeli mesin baru untuk menambah kapasitas produksi?

Ini baru untuk kasus pertama. Bagaimana kalau kasusnya BUMDes tidak memiliki uang sejumlah Rp 300 juta? Untuk mendapatkan uang sejumlah itu bukankah BUMDes harus mengajukan pinjaman alias utang? Permasalahan baru pun justru muncul jika skema ini yang harus dijalankan oleh BUMDes sehingga membuat BUMDes harus menanggung biaya lainnya seperti biaya bunga.

Lalu bagaimana kalau BUMDes membutuhkan lahan atau bangunan untuk kegiatan operasionalnya? Tidak perlu bingung. BUMDes dapat mengajukan proposal untuk penggunaan tanah kas desa jika desa memiliki tanah. Kalau pun desa tidak memiliki tanah yang dapat digunakan oleh BUMDes, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, Pemerintah Desa dapat melakukan pengadaan atau membeli aset desa, salah satunya adalah tanah.

Dari pembelian tersebut nantinya tanah tersebut dapat dihibahkan, disewakan, ataupun dipinjamkan kepada BUMDes. Di antara ketiga pilihan tersebut menyewakan tanah kas desa kepada BUMDes merupakan saran yang dapat kami ajukan mengingat perjanjian sewa ini dapat mendatangkan manfaat bagi BUMDes maupun Pemerintah Desa.

Besarnya biaya sewa yang disepakati pun tentunya harus diperhitungkan secara rasional sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Bagi Pemerintah Desa biaya sewa yang dikeluarkan oleh BUMDes akan menjadi pendapatan desa sedangkan bagi BUMDes biaya sewa yang harus dikeluarkan dapat ditekan jika dibandingkan dengan menyewa di tempat lain.

Adanya dukungan dari Pemerintah Desa diharapkan dapat membantu BUMDes untuk berkembang sehingga BUMDes pun dapat berkontribusi lebih kepada masyarakat desa khususnya melalui sumbangan untuk Pendapatan Asli Desa.

Bagi rekan-rekan yang memiliki pertanyaan seputar BUMDes dapat mengajukannya pada tim melalui tanya.bumdes.id

Semoga bermanfaat! Salam BUMDes!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *