Kemendes PDTT Tinjau Program Padat Karya Tunai (PKT) di Bumi Sarimadu, Desa Sari Galuh

Bumdes.id – Bumi Sarimadu, sebuah julukan dari Kabupaten Kampar, Kepulauan Riau, mendapat kunjungan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo pada Rabu (25/4). Kedatangan Menteri Eko untuk meninjau Program Dana Desa dengan sub bidang Program Padat Karya Tunai (PKT).

Peninjauan tersebut tepatnya berada di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapur, adapun proyek yang sedang dijalani adalah pembangunan irigasi dengan volume 300 x 1,2 x 1 Meter. Anggaran dana desa program padat karya tunai yang dirancang dalam pembangunan ini sebesar Rp38.566.00. Proyek yang direncanakan selesai dalam 30 hari ini melibatkan warga desa setempat sebagai pekerjanya.

Baca juga: Kemendes PDTT: Riau, Tuan Rumah Rembuk Desa Nasional 2018

Tidak hanya kaum adam, perempuan pun turun tangan dalam pembangunan infrastruktur desa Sari Galuh. Menurut informasi Kemendes PDTT, dalam pembangunan padat karya tunai ini, setiap pekerja akan mendapatkan upah Rp100 ribu per harinya. Menteri Eko pun banyak berinteraksi dengan warga desa dan meminta untuk bersama-sama mengawal program dana desa dapat berjalan transparan dan bertanggungjawab.

“Ibu-ibu ikut nyangkul juga, suaminya nanti jangan ikut-ikutan dicangkul ya,” canda Menteri Eko disambut tawa oleh para pekerja.

Masih di desa yang sama, Menteri Eko pun meninjau pameran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pameran Teknologi Tepat Guna, Posyandu dan Pasar Murah. “Tahun ini Pak Presiden minta agar dana desa semuanya wajib dilakukan secara swakelola. Jadi dana desa tidak boleh pakai kontraktor. Karena kalau pakai kontraktor, nanti uangnya lari ke kota,” ungkapnya kepada warga.

Baca juga: Manfaat Dana Desa Diakui Dunia: 26.070 Unit Kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berhasil Didirikan

Menteri Desa juga menyampaikan bahwa sebesar 30 persen dari proyek dana desa wajib digunakan untuk membayar upah pekerja proyek dana desa. Ia juga meminta agar sebagian dana desa digunakan untuk membangun program prioritas pembangunan desa.

Seperti kita tahu, Kemendes PDTT memberikan empat program prioritas dalam dana desa yakni, Pengadaan Embung, Pembuatan BUMDes, Pembuatan Sarana Olahraga dan Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan.

Menteri Eko menambahkan, dana desa merupakan salah satu program untuk mengentaskan kemiskinan. Selama tiga tahun berjalan, dana desa mampu mengentaskan lebih dari 15.000 desa tertinggal. “Di Kabupaten Kampar ini masih ada 70 desa tertinggal. Saya tantang Pak Bupati, kasih usulan bagaimana agar 70 desa tertinggal ini menjadi tidak tertinggal,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *