Desa adalah entitas terkecil dalam pemerintahan dan menempati posisi strategis dalam proses pembangunan nasional. Semakin kuat desa maka akan semakin kokoh pula bangsa dan negara pemerintah menyadari bahwa upaya mentasi kemiskinan, kesenjangan, dan keterbelakangan desa harus diberdayakan. Pemberdayaan desa yang menjadi inti strategi pembangunan dari pinggiran yang di gagas pemerintah dengan disahkannya UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa.  Inti dari undang-undang ini adalah pemberdayaan desa melalui upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan serta memanfaatkan sumberdaya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memiliki empat kegiatan prioritas pembangunan desa. Kegiatan itu adalah memproduksi produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades); membuat embung desa; mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes); dan sarana olahraga desa. Pendirian BUMDes sangat penting bagi kemandirian ekonomi desa.

BUMDes mendorong kontribusi keuangan desa dari hasil usaha mereka. Misalkan saja, ada satu proses produksi yang bisa dikelola BUMDes. Hal itu tentu lebih baik daripada dikelola individual. BUMDes bisa melibatkan banyak orang dan mampu berkontribusi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa. PAD inilah yang akan dimanfaatkan oleh pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Apabila BUMDes menjadi besar, tentu BUMDes berperan sebagai kekuatan ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan. Ke depannya, desa justru memberikan kontribusi kepada negara karena desa tidak lagi meminta dana ke negara.

Dengan jumlah lebih dari 72.000 desa di seluruh Indonesia, merupakan satu potensi yang luar biasa untuk mewujudkan suatu kesejahteraan secara lebih merata. Kontribusi desa dengan segala potensi yang dimiliki sangat besar dalam menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Obor yang menyala di kota-kota besar tidak akan mampu menjangkau seluruh nusantara, tapi jika lilin-lilin kecil dari seluruh desa itu hidup pasti akan mampu menerangi nusantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *