BUMDes Soyosae, BUMDes Inovatif Asal Desa Wonorejo

BUMDes Soyosae adalah Badan Usaha Milik Desa Wonorejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musirawa, Provinsi Sumatera selatan. Tim Bumdes.id mendapat kesempatan untuk mewawancarai Bapak Baharuden, selaku Direktur BUMDes Soyosae.

Melalui wawancara ini, kami mengetahui bahwa BUMDes yang telah berdiri sejah akhir tahun 2016 ini sudah menjalankan 3 unit usaha dan sedang merencanakan 2 unit usaha lain untuk tahun 2018 ini. Unit usaha yang sudah berjalan meliputi usaha peternakan sapi, dealer penjualan gas, dan industri pembuatan es batu untuk packing ikan nila. Unit usaha yang rencananya akan dibuka meliputi pembuatan pupuk organik dan pembuatan tusuk sate.

Usaha peternakan yang saat ini memiliki sapi sebanyak 11 adalah usaha yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Hal ini terlihat dari ketentuan dimana sapi-sapi milik BUMDes ini dipelihara oleh warga desa, sebagai imbalan warga desa akan mendapatkan bagi hasil berupa anakan. Baoak Baharuden menekankan bahwa pemilihan jenis usaha ini didasarkan pada niat membangun usaha yang manfaatnya dapat langsung dirasakan warga. Unit usaha ini juga mengajarkan bahwa penting untuk melakukan investasi, untuk kesejahteraan jangka panjang.

BUMDes Soyosae juga menjalankan industri pembuatan es batu sebagai bahan untuk packing ikan nila. Unit usaha ini telah bekerjasama dengan pengusaha ikan Nila dari luar desa. Usaha ini dilakukan dengan menyediakan packing ikan untuk di kirim ke pasar induk Jakabaring palembang,waktu tempuh musirawas palembang sekitar 8 jam.

Rencana usaha yang selanjutnya akan mulai dijalankan oleh BUMDes Soyosae adalah produksi pupuk cair yang saat ini masih ada ditahap percobaan.  Bapak Baharudin juga mengemukakan keoptimisannya terhadap pupuk organik cair ini, karena secara pribadi telah mencobanya selama sekitar 2 tahun dan sangat memuaskan. Produk pupuk organik cair ini telah mendapat lampu hijau dari Bupati Musirawas yang menjanjikan akan mengkoordinasikan dengan Dinas terkait untuk dilakukan uji laboratorium. Pupuk organik cair ini juga telah mendapat apresiasi dari bapak Menteri Desa dan PDTT, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini!

Usaha yang dijalankan BUMDes Soyosae hingga saat ini tidak selalu berjalan lancar. Bapak Bahrudin sendiri mengaku ada kendala terutama dana yang menjadi penghalang berkembangnya usaha BUMDes. Misalnya saja beliau mengemukakan bahwa hasilnya belum signifikan karena penyertaan modal 2017 hanya Rp. 50jt dari total DD dan ADD 1,4 milyar. BUMDes juga harus berjuang untuk mengubah pola pikir bahwa DD bukan hanya diperuntukkan untuk pembangunan fisik yang selama ini dijalankan, tetapi juga program-program pemberdayaan salah satunya melalui BUMDes.

Pada akhir wawancara Bapak Baharudin mengungkapkan harapannya untuk pemerintah desa, untuk lebih lagi memberik kepercayaan kepada BUMDes, beliau juga berharap BUMDes diberi kesempatan untuk mengelola aset desa yang ada agar aset tersebut dapat mendatangkan keuntungan. Beliau mengaharapkan dukungan dari berbagai pihak agar BUMDes benar-benar bisa menjadi alat yang dapat mempelopori kesejahteraan Desa Wonorejo.

Semangat perjuangan yang ditunjukkan oleh Bapak Baharudin dan segenap pengurus BUMDes Soyosae patut diapresiasi. Kegigihan untuk selalu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa semoga dapat menjadi inspirasi untuk desa-desa lainnya. Salam BUMDes!

 

One Reply to “BUMDes Soyosae, BUMDes Inovatif Asal Desa Wonorejo”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *