Belajar Menemu Kenali Potensi Desa dari Bumdes Tirta Mandiri Desa Ponggok

Bagi para pengelola dan pemerhati Bumdes, nama Bumdes Tirta Mandiri Ponggok tentunya sudah tidak asing lagi. Bumdes yang terkenal dengan wahana rekreasi air Umbul Ponggok seringkali menjadi destinasi wisata maupun edukasi, baik untuk masyarakat desa maupun masyarakat umum. Siapa pun bisa datang menikmati berbagai atraksi yang disediakan dengan harga yang sangat terjangkau.

Lalu, apa yang mendasari Desa Ponggok memilih untuk membuka wahana rekreasi Umbul Ponggok? Tim Bumdes.id kali ini berkesempatan untuk mendengarkan secara langsung cerita salah seorang penggagas Bumdes yang tak lain adalah Yanni Stiadi, Carik Desa Ponggok. Menengok perjalanan Bumdes ke belakang, Desa Ponggok dulunya merupakan desa yang miskin, tidak seperti yang dikenal oleh orang-orang saat ini. Sebelum menjadi umbul yang cantik dan ramai didatangi orang, umbul tersebut dulunya hanya dibiarkan begitu saja sebagai sumber mata air dan tempat untuk menampung air. Pemerintah Desa pun sempat menawarkan sebidang tanah beserta umbul tersebut ke masyarakat untuk dikelola tetapi sayangnya antusiasme masyarakat masih rendah.  Yanni Stiadi pun bercerita bahwa umbul ini dulunya bahkan seringkali dikira sebagai tanah makam karena sekelilingnya ditutupi oleh dinding putih, jauh dari kesan bahwa tempat ini adalah sebuah umbul.

Tidak menyerah dengan keadaan, Pemerintah Desa pun kembali memikirkan cara lain agar umbul ini dapat dimanfaatkan. Terinspirasi dari kegiatan sekelompok mahasiswa yang memiliki hobi diving atau menyelam, ide untuk mengubah umbul menjadi sebuah kolam menyelam pun muncul. Berbeda dengan kolam pada umumnya, Umbul Ponggok tetap mempertahankan kealamian yang sudah ada sejak dulu dengan membiarkan tanah dan pasir sebagai alasnya.  Hal unik lainnya yang dimiliki umbul ini adalah meskipun terdapat ratusan ikan hidup di dalamnya, air di umbul ini tidak berbau amis. Ya, Desa Ponggok memang sangat terkenal dengan sumber daya alamnya berupa mata air yang terus mengalir ke seluruh penjuru desa dimana salah satunya adalah mata air Umbul Ponggok sendiri. Tidak berhenti di situ saja, ide untuk menghadirkan berbagai properti yang umumnya berada di atas tanah ke dalam air menjadi sebuah terobosan. Orang-orang dapat mengambil foto bawah air dengan memanfaatkan properti yang ada bahkan dapat “menenggelamkan” properti lain yang diinginkan. Untuk bisa mengambil foto bawah air pengunjung cukup membayar Rp 60.000  saja. Karena harganya yang terjangkau maka tidak mengherankan jika pengunjung Umbul Ponggok yang  ingin mengabadikan momennya selama berada di sini membludak dan mendatangkan pemasukan yang fantastis.

Melihat adanya potensi alam yang begitu besar dari mata air ini, Bumdes Tirta Mandiri bersama Pemerintah Desa Ponggok kembali melihat adanya peluang lain yang dapat dimanfaatkan. Budidaya ikan nila menjadi pilihan bagi Pemerintah Desa Ponggok untuk mengajak masyarakat desa memanfaatkan selokan dan kolam-kolam yang ada di sekitar rumah. Masyarakat desa diajak untuk berinvestasi ke Bumdes Tirta Mandiri dimana investasi ini diwujudkan dalam bentuk bibit ikan nila. Ikan nila ini pun diternak di saluran irigasi maupun kolam di dekat sawah-sawah masyarakat. Dampak dari kebijakan ini selain memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan khususnya di selokan menjadi semakin meningkat.

Kini masyarakat Desa Ponggok sudah dapat merasakan hasil atas investasi yang mereka tanamkan melalui berbagai program kesejahteraan masyarakat yang dicanangkan oleh Pemerintah Desa Ponggok. Berkat pendapatan yang dihasilkan oleh Bumdes Tirta Mandiri melalui berbagai unit usaha yang dijalankan, Desa Ponggok memiliki Pendapatan Asli Desa (PADes) yang tinggi. Dari PADes ini lah Pemerintah Desa Ponggok dapat menjalankan berbagai program kesejahteraan masyarakat desa.

Yanni Stiadi juga berpesan bahwa sangat penting bagi semua elemen di dalam desa untuk dapat menemu kenali potensi yang ada di sekitar. Tidak perlu melihat jauh-jauh untuk dapat menemu kenali potensi ini. Potensi ini bisa saja ditemukan dari apa yang ada di tubuh kita. Kita juga harus mau mengubah mindset untuk menjadi pribadi yang mandiri dan mau memberikan manfaat untuk orang-orang di sekitar kita. Dengan begitu semua yang ada di depan mata kita bisa menjadi sebuah potensi yang dapat dikembangkan.

One Reply to “Belajar Menemu Kenali Potensi Desa dari Bumdes Tirta Mandiri Desa Ponggok”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *