Realisasi pemanfaatan Dana Desa pada tahun 2016 sebanyak 32.745 (70,36%) dari 74,754 telah melakukan pelaporan penggunaan Dana Desa. Dari hasil pelaporan tersebut 90,45% digunakan untuk pembangunan desa dan hanya 5,65% yang digunakan untuk pada bidang pemberdayaan masyarakat, 2,55% untuk penyelenggaraan pemerintahan, dan 1,35% untuk pembinaan kemasyarakatan.

Dana Desa yang digunakan untuk pembangunan desa 82,73% digunakan untuk untuk pembangunan indfrastruktur, hanya 1,6% digunakan untuk pemberdayaan ekonomi lokal dan hanya 0,27% yang digunakan untuk pendayagunaan SDA dan penngembangan teknologi tepat guna.

Kemdesa dan PDTT mengemukakan bahwa pusat tidak dapat mengatur untuk apa saja Dana Desa dialokasikan, karena pengambilan keputusandiserahkan pada Musyarawarah Desa. Menteri Desa dan PDTT mengemukakan ada tiga hal penting dalam alokasi dana desa yaitu tepat penyaluran, tepat pemanfaatan, dan tepat pengawasannya. Sehingga masyarakat harus berperan aktif dalam pengawasan Dana Desa agar alokasi dapat tepat sasaran. Dan perlu diingat bahwa penyelewengan Dana Desa merupakan sebuah kasus hukum yang wajib dilaporkan!

 

Baca juga: Profit vs Benefit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *