Filosofi BUMDES dan Teknik Fasilitasi

TOT BUMDES angkatan 3 yang diadakan di Ruang Tengah Syncore yang dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 26 Agustus 2017 dengan materi yang diberikan berkaitan dengan pembentukan dan penguatan BUMDES. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai filosofi dan teknik fasilitasi oleh Bapak Rudy Suryanto.SE.,M.Acc.,Ak.,CA yang antara lain membahas mengenai:

  1. Apa itu BUMDES? Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya disebut BUM Desa adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.Selama masih ada orang didalam desa maka desa tersebut masih memiliki potensi. Potensi tersebut dapat berupa, makanan, minuman, baju atau keperluan yang dibutuhkan manusia. Pengelola BUMDES harus mempunyai jiwa bisnis yang dapat melihat potensi dari setiap permasalahan, karena BUMDES sudah memiliki pasar dan aset. Pilihlah usaha yang berpotensi lokal karena bahan baku dapat didapat dari desa dan desa memiliki sumberdaya lokal (SDM) yang dapat diberdayakan
  2. Mengapa desa belum membentuk BUMDES? hal tersebut dapat disebab kan karena: Bingung untuk memulai, trauma, kesulitan SDM, tidak terdapat potensi, dan tidak tahu.
  3. Proses pendirian BUMDES: Sosialisasi warga pendirian BUMDES, Pembentukan tim persiapan pendirian BUMDES, Pemetaan potensi dan pemelihan jenis usaha, Penyusunan rancangan PERDES, AD/ART dan BUMDES, Persiapan pelaksanaan MUSDES.
  4. Filosofi BUMDES  menggunakan pilar ekonomi pancasila yang antara lain: Nilai-nilai luhur, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan sosial.

Berikut suasana pada saat TOT:

Foto 1 Pemaparan materi oleh Bapak Rudy Suryanto
Foto 2: Suasana pelatihan

 

Foto 3: kedatangan tamu dari kasubit direktorat pembangunan ekonomi desa

 

#terusbergerak

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *