Kampoeng Mataraman, solusi tempat “Ngabuburit” yang tepat

Berlibur ke Yogyakarta merasakan keasrian pedesaan sejuknya semilir angin pedesaan, kita dapat mengunjungi salah satu kampung wisata di kota ini, Ya Kampung Mataraman. Kampung yang berada di daerah Panggunghardjo Sewon Bantul ini sejenak kita dapat melepaskan penat dari ramainya hirukpikuk kesibukan di kota asrinya pedesaan.

peta

Momen bulan Ramadhan seperti sekarang ini menjadikan momen yang sangatlah tepat kita dapat berkunjung ke kampung wisata Kampung Mataraman ini bersama rekan-rekan kerja ataupun acara-acara lain untuk berbuka puasa bersama saling melekatkan kebersamaan dan sensasi tersendiri berbuka puasa dengan suasana-suasana pedesaan.

Alam dengan udara yang sejuk akan ditawarkan kepada kita jika berada disini. Selain itu sembari menunggu waktu untuk berbuka puasa selama kita berada disini kita akan ditawarkan beberapa makanan tradisional khas daerah setempat dan berbagai permainan khas wilayah pedesaan, mungkin dalam benak kita pernah ingat sewaktu kita kecil dahulu dengan permainan tradisional gangsing, taplak gunung, bermain suling, bermain yo-yo, serta berbagai macam permainan tradisional lainnya.

seat
yo-yo

Bosan bermain kita dapat menuju “pawon” dalam bahasa indonesia biasa kita sebut dapur. Disini kita dapat melihat kesibukan-kesibukan memasak, tidak ada salahnya mungkin kita dapat sedikit mencoba belajar ikut serta memasak. Bumbu-bumbu masak dan bahan-bahan baku masakan lainnya khas tradisional akan menemani, dimasak dengan menggunakan tungku api yang masih alami menghidupi api dengan membakar kayu akan menjadikan rasa masakan yang khas dan berbeda tentunya jika dibandingkan dengan masakan perkotaan yang biasa kita masak menggunakan kompor gas, selain itu setiap hidangan masakan-masakan yang nantinya akan disajikan diolah dengan setulus hati dengan tangan yang terampil dan ahli dalam menakar bumbu-bumbu akan menjadikan sebuah kudapan makanan cita khas tradisional pedesaan dengan rasa yang tidak kalah jauh dengan makanan khas perkotaan yang sering kita makan untuk dapat kita makan nantinya.(adt)  #JelajahDesaWisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *